Selasa, 31 Desember 2013

Borrow

Meminjam. Apa lazim seseorang meminjam sebuah barang tanpa bilang? Walaupun dia kakakku, menurutku dia sudah keterlaluan. Meminjam baju, sweater, dan iPad-ku seakan-akan barang- barang itu mikiknya. Tidak pernahkah dia berfikir bahwa itu membuatku kesal? Memang pertamanya aku tidak keberatan. Tapi semakin lama ia semakan menjadi-jadi. Oh god...  Dia terus meneriakki ku, menyruhku menggunakan laptop, disaat dia akan meminjam ipad. Okay.. Aku ini tidak punya laptop. Sudah pasti dia tidak berfikir, kan? Dan sekitar satu bulan lalu aku memarahinya. Aku sudah tidak peduli baik dia kakakku atau siapa. Dia sudah keterlalulan. Dia terlalu dimanja oleh orang tua kami. Itu membuatku muak. Terlebih lagi jika dia mengeluh tentang makanan. 'Ga mau ah, ga mood.' Katanya sambil meninggalkan meja makan. Aku tidak tahan melihat wajah mama yang sudah susah payah memasakknya. Mama hanya menunduk lalu mengangguk pelan, dan memasak masakan baru unruknya! Dan saat aku memarahinya, aku mengejarkannya untuk berkata, 'boleh pinjam ga?' Dan tidak berhasil.

Minggu, 29 Desember 2013

PHO?

PHO, atau Perusak Hubungan Orang. Akhir-akhir ini, perasaan aku ga bagus dan terus berfikir kalo aku ini PHO. Bukan PHO dalam mencuri kekasih orang atau apalah. Tapi, dalam memberi saran yang salah. Aku hanya baru memikirkan hal-hal yang aku ucapkan baru akhir-akhir ini. Ga bisa biayangin udah berapa orang yang aku kasih saran tapi justru, saran itu bukanlah saran yang tepat dan ternyata salah? Aku ingin meminta maaf, tapi tidak bisa. Terlalu sulit untuk menyusun kata-kata maaf bagiku. Mungkin karena aku terlalu jarang meminta maaf.